Bimtek Kewirahusahaan Bidan Mandiri: Upaya Hapus Masa Tunggu Lulusan

misserior1 333.jpgMerupakan suatu keharusan bagi suatu perguruan tinggi supaya nilai keberlanjutan lulusan sesuai dengan harapan mahasiswa, keluarga dan masyarakat, yaitu segera mendapatkan atau membuka lapangan pekerjaan. Untuk itu perlu upaya peningkatan lulusan yang sinergis dengan percepatan perubahan pasar.
Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Propinsi DIY, Hendarto Budiyono SMI, MM., saat membuka Bimbingan teknis (Bimtek) kewirausahaan ‘Bidan Praktik Mandiri’, di Aula Akademi Kebidanan Yogyakarta (Akbid Yo), Jalan Parangtritis, Sewon, Bantul.
Bimtek diselenggarakan atas kerja sama Akbid Yo dan Disnakertrans DIY diikuti 30 mahasiswa smester akhir yang akan diwisuda. Penyelenggaraan Bimtek ini merupakan realisasi MoU antara Akbid Yo dan Disnakertrans, 19 April lalu, tentang pelatihan, pembinaan dan penyaluran tenaga kerja lulusan. Penyelenggara menghadirkan pemateri dari Disnakertrans, FH UGM, serta praktisi kebidanan. Peserta mendapat materi tentang kewirausahaan, AMT, kode etik pelayanan, peraturan perundangan terkait malpraktik dan sebagainya.
Menurut Hendarto, melalui Bimtek terpenting, mampu menumbuhkan jiwa entrepreneur mahasiswa.
Sedangkan Direktur Akbid Yo, Drs. Henri Soekirdi, M.Kes., didampingi Pembantu Direktur II Ch. Pernatun Kismoyo, S.SiT. menjelaskan latar belakang penyelenggaraan Bimtek Kewirausahaan ini untuk ‘menghilangkan’ atau menghapus masa tunggu kerja setelah lulus. Diharapkan lulusan Akbid Yo punya keberanian membuka praktik bidan mandiri, sehingga tak hanya termangu menunggu lamaran bekerja di rumah bersalin atau rumah sakit diterima.
“Program ini juga merupakan terobosan untuk menanggulangi masalah pengangguran, “jelas Henri.
Ditambahkan, bila lulusan Akbid Yo berani membuka praktik mandiri, sekaligus juga membuka kesempatan kerja baru bagi orang lain. Misalnya Baby Sitter, pencuci pakaian, ahli gizi, dan sebagainya.
(Ben)-z
Kedaulatan Rakyat, 6 Juli 2008.

Oleh admin | July 8th, 2008