PENGABDIAN PADA MASYARAKAT AKBIDYO ; Programkan Praktik Kebidanan Komunitas

Sebagai salah satu upaya membentuk bidan profesional dan mandiri, Akademi Kebidanan Yogyakarta (Akbidyo) menyelenggarakan Praktik Kebidanan Komunitas, 2-23 Mei, di Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Bantul. Program ini diikuti 84 mahasiswa dan selama 3 minggu mereka tinggal di lokasi praktik.
Direktur Akbidyo, Drs Henry Sukirdi M.Kes., di sela-sela penutupan program di Balai Desa Selopamioro, Jumat Sore (23/5), menjelaskan sasaran program praktik mahasiswa 9 dusun di Desa Selopamioro, meliputi Putat, Pelem Mantung, Siluk I, Siluk II, Kajor Kulon, Kajor Wetan, Lanteng II, Lemah Rubuh dan Jetis. Sebelum diterjunkan ke lokasi, peserta mendapatkan pembekalan dulu di Kampus Akbidyo, Jalan Parangtritis Km 6 Sewon, Bantul, selama 7 hari. Pemilihan lokasi sesuai saran Dinas Kesehatan Bantul, berdasarkan data jumlah pasangan usia subur, ibu hamil beresiko tinggi dan sebagainya.
”Program dilakukan dengan pendekatan Primary Health Care, kerjasama tim, manajemen kebidanan dan lain-lain. Pada akhir praktik mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan pelayanan dan evaluasi kebidanan komunitas,” jelasnya.
Sedangkan dosen pembimbing mahasiswa, Istri Bartini SSiT, menjelaskan prioritas pelaksanaan pada bidang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), gizi Balita dan Kesehatan Reproduksi/KB. Kegiatan asuhan kebidanan pada keluarga (KK intensif), diawali pendataan, pengkajian, membuat prioritas masalah, perencanaan dan pelaksanaan serta evaluasi. Untuk kasus yang diambil, KK dengan ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, pasangan usia subur (PUS). Kegiatan Posyandu balita, mahasiswa bekerjasama dengan kader di dusun masing-masing, dengan memberikan penyuluhan gizi bayi dan balita, ASI eksklusif, tumbuh kembang bayi dan balita, pentingnya posyandu. (Ben)-f

Oleh admin | May 26th, 2008