Akbidyo Bantu Korban Banjir di Solo
09/01/2008 04:30:56 SOLO (KR) - Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Akademi Kebidanan Yogyakarta (Akbidyo) bakti sosial (Baksos) membantu korban banjir di Kelurahan Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Surakarta, Minggu kemarin. Daerah itu terletak di tepi bantaran Bengawan Solo yang cukup parah keadaannya, namun karena sulitnya medan sehingga belum tersentuh bantuan.
Baksos diikuti sekitar 20 mahasiswa semester I dan III, serta sejumlah dosen. Rombongan dipimpin Kepala Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Akbidyo, Eka Nur Rahayu SSiT, didampingi Christina Pernatun K SSiT dan Dwi Winarni SSiT dari Dinas Kesehatan Kodya Surakarta. Mereka menyerahkan sebanyak 200 paket bantuan berisi sembako, peralatan mandi, pembalut wanita, obat-obatan dan sebagainya. Selain itu, mahasiswa juga membantu pemeriksaan kesehatan warga sesuai kompetensinya.
Eka menjelaskan, dipilihnya daerah sebagai sasaran Baksos karena paling dekat dengan bantaran Bengawan Solo, sehingga diperkirakan paling parah keadaannya. Selain itu, menurut informasi dari Dinas Kesehatan setempat, belum banyak bantuan bagi warga di situ, karena tempatnya yang sulit dijangkau kendaraan roda empat. Baksos ini bekerja sama dengan Puskesmas Pucangsari, Surakarta.
”Kebetulan hari ini (kemarin, red), banjir agak surut dan banyak warga kembali dari pengungsian. Sehingga, momentnya cukup tepat untuk menyerahkan bantuan,” ujar Eka.
Sedangkan Dwi Winarni, menjelaskan ada 4 dari 5 kecamatan di Kota Surakarta menjadi korban luapan Bengawan Solo. Warga korban banjir di tempat Baksos ini sebanyak 270 kepala keluarga. Rata-rata menderita penyakit diare, gatal-gatal, Ispa dan sebagainya. Warga juga banyak yang mengalami kecapekan berat sewaktu menyelamatkan keluarganya ataupun mengamankan barang-barang berharga ke tempat pengungsian. (Ben)-g